
Mengetahui dan memahami ilmu pengetahuan dengan cepat adalah dambaan setiap orang. Siapa yang tidak mau memiliki kelebihan dalam memahami sesuatu. Lantas apa yang menjadi hambatan dalam diri manusia sehingga ia tidak bisa mempelajari sesuatu dengan cepat. Dalam artikel kedua ini tentang bagaimana anda mempelajari sesuatu dengan cepat, anda akan diberikan pengetahuan akan cara kerja otak anda dan beberapa cara agar anda dapat memahami sesuatu dengan cepat.
Untuk membantu seseorang memahami sesuatu dengan cepat pertama- tama anda harus mengerti konsep dasar dari metode dan cara kerja otak anda, berikut beberapa metode otak manusia:
1. Otak manusia memiliki dua metode: Metode fokus dan metode Diffuse. Metode fokus adalah dimana ketika otak manusia fokus terhadap suatu masalah dengan cara menyelesaikan masalah tersebut tahap demi tahap, menggunakan logika, dan mencari solusi. Berbeda dengan metode Diffuse dimana otak berada dalam kondisi relaksasi, otak mencoba untuk menerka apa saja teknik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu. Lalu otak akan menggambarkan skema penyelesaian masalah dengan sendirinya.
Contoh dari metode Diffuse adalah teori gravitasi muncul ketika Newton duduk di bawah sebuah pohon yang saat itu terdapat buah yang jatuh dari pohon ke tanah. Teori lainnya seperti teori relativitas tercipta ketika Einstein bersepeda.
Manusia cenderung menggunakan metode fokus untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. Cara umum seperti ini tidak akan selalu berhasil ketika digunakan oleh manusia untuk mempelajari sesuatu yang baru. Metode Diffuse dapat dilakukan tanpa mengkaitkan proses berpikir. Manusia dapat melakukan metode ini dengan melakukan hal-hal yang membuat diri mereka nyaman seperti saat berolahraga, berjalan, dan lain-lain.
2. Cara kedua untuk membantu seseorang memahami sesuatu dengan cepat adalah dengan cara membaca cepat. Perlu diingat bahwa ketika kita mencoba untuk memahami sesuatu, kita harus menghindari ilusi kompetensi. Maksudnya adalah terkadang ketika manusia belajar, mereka merasa bahwa mereka telah memahami apa yang mereka pelajari, namun nyatanya mereka hanya membuang-buang waktu saja. Berikut merupakan contoh-contoh kasus ilusi kompetensi yang sering dilakukan oleh seseorang.
- Rereading atau membaca ulang sebuah buku atau materi merupakan suatu hal yang dapat dikatakan tidak efektif.
- Hanya membayangkan solusi dan berpikir bahwa kita dapat menyelesaikan masalah tertentu. Solusi hanya akan dapat kita ketahui saat kita menyelesaikan masalah tersebut.
- Kebiasaan yang sering dilakukan adalah ketika kita selesai membaca sebuah buku, kita merasa bahwa kita telah memahami isinya. Cenderung ketika seseorang kurang memahami isi dari buku yang telah kita baca, ia akan membacanya kembali. Karena hal tersebut tidak efektif, untuk menghindarinya adalah dengan mengulas kembali buku tersebut dengan menggunakan bahasa kita sendiri. Metode tersebut akan lebih mudah membantu seseorang untuk memahami sesuatu.
Uji diri anda
Salah satu metode yang paling mudah untuk menguji diri anda adalah dengan mencoba mengingat kembali apa yang telah anda pelajari. Namun jangan membaca kembali buku yang telah anda pelajari.
Metode lainnya adalah dengan membuat bermacam-macam pertanyaan pada sebuah kartu dan tulislah jawaban dibalik kartu tersebut. Acaklah kartu tersebut lalu cobalah untuk menjawab setiap pertanyaan tersebut satu persatu. Metode ini disebut dengan metode flashcard.
Latih diri anda secara berkala
Jangan mencoba untuk memahami sesuatu dengan cepat. Mungkin anda dapat mengerti hal tersebut namun tidak dapat memahaminya. Latihlah diri anda secara perlahan dan teruslah belajar agar dapat memahami sesuatu dengan maksimal.
Tes kemampuan anda kepada orang lain
Salah satu cara untuk menguji pemahaman anda terhadap sesuatu adalah dengan mencoba untuk berbagi ilmu kepada orang lain tentang apa yang telah anda pelajari. Dengan begitu, orang lain dapat menilai anda dan mengoreksi diri anda ketika ada hal yang kurang dari penjelasan anda.
Berolahraga
Berolahraga dapat merangsang otak untuk menjadi lebih sehat. Metode ini juga dapat membantu proses berpikir anda menggunakan metode Diffuse.
No comments:
Post a Comment
Silahkan Berkomentar